6 Apr 2010

Penolakan Yang Berbuah Kesuksesan

Anda pernah ditolak?

Saya yakin, sepintar apapun anda, seberuntung apapun nasib anda, yang namanya penolakan pasti pernah anda alami.

Contohnya saat nembak cewek. Cewek yang anda incar adalah cewek yang sangat anda idam-idamkan dan anda sangat optimis bakalan menjadikannya pacar anda. Tetapi nyatanya, dia tidak menerima anda. 

Kemudian saat melamar pekerjaan. Anda sudah yakin bahwa anda masuk kualifikasi yang dibutuhkan. Tetapi setelah melalui serangkaian tes, anda gagal.

Contoh lainnya adalah jika anda seorang marketing Kartu Kredit. Anda sudah yakin kartu kredit yang anda jual sangat bonafid dan terpercaya dari sebuah perusahaan besar yang sudah eksis puluhan tahun. Nyatanya anda menghadapi banyak penolakan dalam memasarkannya 

Nah, apakah penolakan-penolakan itu lantas membuat anda hancur?

Saya akan mengajak anda untuk melihat rumput dan alang-alang. Rumput dan alang-alang mudah tumbuh dimana-mana, baik di halaman kita, di lapangan yang luas, di sawah, kebun, dimana saja asal ada media tanah yang cukup. Kadang jika sudah tumbuh terlalu banyak, rumput dan alang-alang ini terasa mengganggu pemandangan. Taman kita akan tidak sedap dipandang jika terlalu banyak alang-alang. Yang perlu kita lakukan adalah membabatnya supaya rapi. Namun meskipun sudah dibabat berkali-kali, dia akan selalu tumbuh dan tumbuh terus tidak peduli berapa ratus kali kita membabatnya.

Artinya apa?

Sebagaimana falsafah rumput dan alang-alang yang terus tumbuh walau dibabat berkali-kali, dalam hidup pun kita harus selalu mencoba dan terus mencoba. Berusaha dan terus berusaha, dibarengi dengan berdoa tentunya. Ingat, resiko gagal atau terbabat selalu ada. Tidak selamanya perjalanan kita untuk mewujudkan keinginan itu selalu berjalan di jalur bebas hambatan. Anda pasti akan menemui jalan terjal dan berliku. Namun dengan semangat pantang menyerah dan tidak akan pernah berhenti untuk berusaha maka anda akan mendapatkan pencapaian yang bahkan mungkin tidak pernah anda bayangkan sebelumnya

Jika anda ditolak cewek meski anda sudah optimis, anda harus mengevaluasi diri anda mengapa anda bisa ditolak. Mungkin timingnya yang belum tepat, mungkin anda terlalu kepedean, mungkin sebenarnya ia hanya ingin jadi teman anda. Setelah itu silakan mencoba lagi dan lagi sampai benar-benar menemukan yang tepat untuk anda.

Jika anda gagal berkali-kali di tes pekerjaan, saatnya anda harus mengevaluasi mengapa gagal melulu. Mungkin hasil psikotes anda tidak match dengan jenis pekerjaan yang anda inginkan, mungkin anda nego gaji terlalu tinggi, mungkin pelamar yang lain mempunyai kualifikasi yang lebih baik dari anda. Silakan mencoba lagi sampai benar-benar menemukan yang ’pas’ untuk anda.

Jika jualan kartu kredit anda selalu gagal, mungkin segmentasi anda masih salah. Misalnya anda hanya memasarkannya ke mall-mall dan menawarkan ke siapa saja yang lewat. Cobalah cari segmen pasar yang sesuai dan lebih mengerucut, misalnya lebih fokus ke kalangan eksekutif, pengusaha, dan orang-orang kantoran.

Demikian juga di bisnis Oriflame ini. Tidak sekali dua kali kami mengalami penolakan. Dari penolakan secara halus sampai yang kasar. Tetapi dari sekian banyak penolakan itu kami belajar sesuatu, sehingga kami akhirnya bisa membalikkan penolakan menjadi penerimaan.

Seperti rumput dan alang-alang kami tidak pernah berhenti untuk tumbuh. Kami selalu mencoba dan terus mencoba, tentunya setelah belajar dan berkaca dari penolakan-penolakan yang ada. Dengan diiringi doa, niscaya usaha kami secara konsisten akan membuahkan hasil. 

Jangan khawatir, bisnis ini masih terus berkembang dan berprospek sangat cerah. Jika ada anggapan bahwa bisnis ini sudah jenuh karena sudah terlalu banyak yang kenal dengan Oriflame, sebaiknya anda cari dulu statistiknya dengan baik dan seksama. Di sebuah situs dikatakan bahwa pelaku direct selling/MLM di Indonesia baik yang pasif maupun yang aktif ada sekitar 4 juta orang. Nah, bandingkan dengan penduduk Indonesia yang ada berapa ratus jutaaaaaaa!

Terus dari angka 4 juta itu kan ada yang aktif dan pasif. Jika menggunakan rasio 30 : 70, yang benar-benar aktif paling hanyalah 1 hingga 1.5 jutaan. Nah, kalau dikerucutkan lagi ke pelaku oriflame, paling-paling hanyalah sekian ratus ribu konsultan aktif.

Intinya apa??

Pangsa pasar untuk menjadi pelaku Oriflame masih masih masih sangaaaaat terbuka lebaar di Indonesia yang punya penduduk lebih dari 250 juta ! Bayangkan saja, sekian ratus ribu konsultan berbanding dengan sekian ratus juta penduduk Indonesia. Jika orang pertama menolak, orang kedua menolak, orang ketiga menolak, bisa jadi orang keempat bakalan join, orang kelima bakalan join, demikian seterusnya. Penolakan-penolakan bisa menjadikan anda pintar, penolakan-penolakan bakalan menjadikan diri anda makin dewasa, dan akhirnya penolakan-penolakan bakalan menjadikan anda sukses luarbiasa. Sekali lagi, itu semua tergantung bagaimana cara anda menyikapi penolakan itu.

Makanya, selalu konsisten.
Jangan pernah berhenti.
Anda boleh berhenti, hanya sebagai persiapan untuk melompat yang lebih jauh lagi.


Sering ditolak tetapi jaringan terus bertambah pesat sebagaimana tumbuhnya rumput dan alang-alang?


Hanya di Oriflame dan BOSS Family yang bisa begini!

No comments:

Post a Comment